Jakarta, Pascasarjana Institut STIAMI pada Senin, 26 November 2018 bertempat di Jalan Let Jend Suprapto (Kampus Pusat Pascasarjana Institut STIAMI) menyelenggarakan DISKUSI

& FORUM KAJIAN DOSEN PASCASARJANA INSTITUT STIAMI dengan tema “PAKET KEBIJAKAN EKONOMI KE-16 ANATARA RELAKSASI & REALITA DI TENGAH PERLAMBATAN EKONOMI DUNIA”.

 

Acara Diskusi & Forum Dosen ini di koordinasikan oleh Dr. Mary Ismowati Kaprodi Pascasarjana dan Prof. Paisal Halim dari Centre of Public Policy Studies (CPPS) Institut STIAMI dihadiri oleh kurang lebih 15 Dosen Institut STIAMI dan narasumber dalam acara ini antara lain :

 

  1. Dr. Taufan Maulamin ( Direktur Pascasarjana Institut STIAMI)
  2. Dr. Atong Soekirman ( Asdep Pengembangan Industri Kemenko Perekonomian)
  3. Dr. Mukhaer Pakanna ( Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan, PP Muhammadiyah)

 

Dr. Taufan Maulamin sebagai narasumber menyampaikan tentang Ketimpangan Ekonomi yang dialami di Indonesia serta slowdown ekonomi dunia dan beliau juga berpendapat bahwa perlunya komphrehensif pemerintah dalam kebijakan perekonomian.

 

Dr. Mukhaer Pakkana juga sependapat dengan Dr. Taufan Maulamin, kemudian beliau menambahkan pembahasan tentang beberapa resiko ekonomi global serta kebijakan-kebijakan ekonomi yang dibuat oleh pemerintahan di Indonesia. Kemudian dilanjutkan oleh Dr. Atong Soekirman menyebutkan di dalam World Economy Forum bahwa terdapat 2 masalah besar yaitu “Korupsi dan Biaya Pengurusan yang Tinggi”.

 

Dalam acara Diskusi & Forum Kajian Dosen Pascasarjana Institut STIAMI dilakukan juga penandatangan MOU Pascasarjana Institut STIAMI dengan Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan.