Jakarta – s2.stiami.ac.id – Pascasarjana Institut Stiami mengadakan kegiatan Dialog Interaktif dengan tema “Dibalik Demo Mahasiswa 24 September 2019” (kamis, 03 Oktober 2019). Dimana pada kegitana tersebut mengundang Guru Besar Hukum Tata Negara IPDN Prof. Dr. Juanda SH, MH sebagai penyaji bersama dengan Dosen Pascasarjana Institut Stiami yaitu Dr. Zaman Zaini. Kali ini Dr. Taufan Maulamin. SE, Akt., M.M dan Prof. Dr. H. Paisal Halim, M.Hum menjadi Pembahas dalam kegiatan Dialog Interaktif ini dan Dr. Mary Ismowati, M.Si sebagai moderator.

Kegiatan Dialog Interaktif berlangsung dari jam 08:00 – 11:00 WIB di Kampus Pascasarjana Institut Stiami, jalan Letjend Suprapto No. 504 Jakarta Pusat. Maksud dan Tujuan diadakan kegiatan ini, dimana masih terngiang di telinga, dan membekas diingatan bagaimana 24 September 2019, menjadi sejarah baru bagi bangsa Indonesia pasca reformasi yang belum genap 20 tahun berjalan, mahasiswa kembali memenuhi dan merangsek Gedung DPR RI yang kali ini ditandai dengan turunnya para pelajar yang berasal dari Sekolah Teknik Menengah (STM) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang turut ambil bagian dalam ekspresi keberatan atas beberapa Undang-Undang yang disahkan oleh DPR. Pada kegiatan ini juga mengundang Himpunan Mahasiswa (HIMA) Institut Stiami yang ikut turun demo pada tanggal 24 September 2019.

Dalam pembahasan , Prof. Dr. Juanda SH, MH menyampaikan “Peraturan Penyusunan UU, setiap tahun berubah. Membuat UU harus visioner paling tidak 20 tahun, jangan setiap tahun dirubah. Produk hukum harus ada pro keadilan. Dan ada kepastian hukum serta berdaya guna. UU yang dibuat tanpa respon masyarakat tidak berdaya guna.” beliau juga menambahkan “Perlunya lebih Taat konstitusi dan bangun sikap kritis, etika politik dan rasa malu untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.”