Jakarta – s2.stiami.ac.id WABAH covid-19 belum juga berlalu, sementara dampak ekonominya sudah mulai terasa. Munculnya arus mudik merupakan salah satu indikasinya. Hal ini pun menjadi persoalan tersendiri di tengah upaya mencegah penyebaran virus korona. Arus mudik sangat rentan menjadi media penyebaran virus. Pemudik justru meninggalkan rumah saat diimbau menjaga jarak sosial (social distancing), bekerja, dan berdiam diri di rumah. Namun, bagi mereka, mudik merupakan jalan keluar dari kesulitan yang dihadapi akibat wabah korona.

Pemerintah hingga kini belum memberikan sikap tegas kepada masyarakat untuk menunda sementara pelaksanaan mudik demi mencegah penyebaran Covid-19. Alih-alih melarang mudik, strategi pengendalian mudik yang dikeluarkan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi dengan pengendalian ketat justru membuat penyebaran Covid-19 ke daerah kian masif (sumber : https://nasional.kompas.com). 

Bertitik tolak dari permasalahan yang dikemukakan tersebut, Pascasarjana Institut Stiami mengadakan Seminar Nasional Online by zoom dengan tema “SEBARAN COVID19  DAN ARUS MUDIK” (Jumat, 17 April 2020) . Didalam Seminar Nasional Online ini akan dikupas mengenai kebijakan yang telah dibuat oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah  terkait issue terkini yaitu “Covid-19 dan Arus Mudik” kemudian merekomendasikan Rumusan Seminar kepada pemangku kepentingan. 

Narasumber pada Seminar Nasional ini diantaranya dr. Tifauzi Tyasumma membahas topik tentang Covid-19, Tinjauan Epidemiologi di Indonesia, Prof. Paisal Halim membahas tentang Mudik Lebaran, Diantara Tekanan Sosial dan Kepuasan Sosial, dan Dr. Bambang Istianto membahas tentang Mudik Lebaran di tengah pandemi Covid-19, Menanti sikap tegas Pemerintah. Dengan dimoderatori oleh Direktur Program Magister Ilmu Administrasi, Dr. Taufan Maulamin, S.E, Ak., M.M.

Seminar Nasional ini berlangsung dari jam 13:00 s/d 15:00 online melalui Zoom Cloud Meeting dengan jumlah peserta kurang lebih 150 peserta yang terdiri dari Dosen PTS dilingkungan LLDikti Wilayah III DKI Jakarta, Pimpinan dan Dosen Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Mahasiswa Pascasarjana Prodi Magister Ilmu Administrasi dan Anggota ADRI.